Ads

Google Sumbang Rp 14,9 Miliar Untuk Korban Gempa Donggala - Palu

CEO Google Sundar Pinchai. (Bloomberg).
Berita Teknologi - Bencana gempa bumi dan tsunami yang menyerang Sulawesi Tengah (Sulteng) menjadi perhatian dunia. Berbagai negara, termasuk perusahaan teknologi Google ikut memberikan bantuan.

CEO Google Sundar Pinchai mengumumkan telah mendonasikan sebesar US$1 juta atau setara Rp15 miliar untuk membantu korban gempa bumi dan tsunami di Sulteng.

“Kami sangat sedih dengan gempa Bumi dan tsunami di Indonesia,” tulis Sundar di akun Twitter resminya.

Pichai juga mengatakan lembaga nonprofit, Google.org dan karyawan Google bahu membahu membantu memberian donasi untuk korban gempa dan tsunam. Pria asal India ini mengatakan Googler (sebutan untuk komunitas Google) mengumpulkan dana sebesar US$1 juta.

“@googleorg dan para tim akan menyumbang donasi US$1 juta [setara Rp15 miliar] untuk mendukung upaya bantuan yang sedang gencar dilakukan juga oleh para pihak. Kami juga sudah mengaktifkan SOS Alerts untuk menyediakan informasi darurat bagi yang terkena dampak bencana ini,” cuit Pichai.

Google.org adalah divisi amal milik Google yang bekerja sama dengan para inovator nirlaba untuk membangun inovasi berbasis data agar dapat memberi solusi bagi tantangan-tantangan besar di dunia. Divisi yang dibentuk pada Oktober 2005 ini dipimpin oleh Jacquelline Fuller.

Terkait bantuan asing yang mengalir untuk bencana Donggala dan Palu, Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) bilang bahwa bantuan dari negara lain untuk penanganan musibah ini akan fokus pada proses rehabilitasi dan rekonstruksi.

Sejauh ini tercatat sudah ada 18 negara yang menawarkan diri menyumbang bantuan kepada Indonesia. Seperti Ceko, Swiss, Amerika Serikat, Turki, Australia, Prancis, dan Uni Eropa.

Baca Juga : Singapura Denda Uber dan Grab Rp 141 Miliar

Seperti diketahui, jumlah korban meninggal dunia pascagempa bumi dan tsunami di Kota Palu, Kabupaten Donggala dan Sigi, Provinsi Sulawesi Tengah. Hingga Rabu petang (3/10) mencapai 1.374 jiwa.

“Totalnya 1.374 orang meninggal dunia dari daerah yang terdampak,” kata Kepala Pusat Data, Informasi, dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho.
SHARE

Livia

Hallo Pembaca Setia, Jangan Lupa Share Ya. Terima Kasih. Salam Gosip Unik.

  • Image
  • Image
  • Image
  • Image
  • Image